Rekomendasi Nutrisi Yang Tepat Untuk Para Ibu Hamil

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu bagi kaum wanita adalah mengandung sang buah hati. Di masa inilah para wanita selalu ingin memberikan yang terbaik. Ibu hamil harus selalu menjaga kondisi kesehatannya agar tetap prima, tentu saja tidak hanya bermanfaat untuk dirinya namun juga untuk anak yang ada dalam kandungan tersebut. Selama masa kehamilan penting bagi calon ibu harus mengetahui makanan sehat yang akan dikonsumsi. Ada beraneka ragam makanan sehat untuk ibu hamil, jadi mari kita ulas agar membantu para ibu hamil menjaga pola makannya.

Karbohidrat

Sumber nutrisi satu ini wajib kamu penuhi untuk menjaga kesehatan saat masa kehamilan. Karbohidrat maupun serat dibutuhkan untuk menjamin energi si ibu dan juga mendukung perlembangan bayi. Ibu hamil harus selalu terpenuhi cakupan sumber energinya agar lancar beraktivitas sehari-hari. Nah kamu bisa mengonsumsi roti gandum, beras merah, oatmel, buah-buahan, dan semacamnya. Makanan-makanan diatas adalah makanan yang bernutrisi dan kaya akan serat.

Asam Folat

Nutrisi satu ini dibutuhkan untuk menunjang perkembangan otak janin. Asam folat memang penting untuk dikonsumsi ibu hamil karena membantu terbentuknya struktur saraf yang baik di dalam otak maupun tubuh si janin. Ibu hamil setidaknya harus bisa mencukupi setidaknya 0,4 miligram asam folat. Walaupun sedikit jangan dipandang remeh ya, jumlah yang sedikit ini berperan penting untuk perkembangan dan kesehatan janin yang sedang mengandung. Makanan yang bisa dikonsumsi misalnya ayam, hati sapi, daging unggas maupun daging sapi. Untuk buah-buahan sendiri ibu hamil bisa konsumsi alpukat, buah bit, pisang, tomat, dan masih banyak lagi.

Kombinasi Makanan untuk Rekomendasi Nutrisi Yang Tepat Untuk Para Ibu Hamil
Kombinasi Makanan untuk Rekomendasi Nutrisi Yang Tepat Untuk Para Ibu Hamil

Mineral

Setiap harinya ibu hamil membutuhkan energi yang besar untuk menopang kehidupan yang ada dalam perutnya tersebut. Di dalam tubuh ibu dan bayi ada sebuah kelenjar yang berguna untuk menjaga keseimbangan tubuhnya yang bernama kelenjar tiroid. Untuk menjaga kelenjar tersebut tetap stabil dan sehat ibu hamil harus memiliki asupan yodium atau mineral yang cukup. Mineral di sini juga harus mengandung zat besi yang juga dibutuhkan untuk mencegah ibu atau si bayi mengalami anemia saat masa-masa kehamilan. Selain itu manfaat lain dari zat besi adalah untuk menstimulasi produksi ASI saat masa-masa menyusui agar produksi ASI lebih maksimal. Contoh makanan yang mengandung mineral tinggi adalah kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau gelap, biji-bijian, kerang, tahu, jamur, keju, daging, dan masih banyak lagi.

Lemak Sehat

Lemak sehat atau lemak tak jenuh, nutrisi satu ini juga penting untuk dipenuhi selama masa mengandung dan menyusui. Lemak sehat atau lemak tak jenuh bisa menjadi cadangan energi untuk pertumbuhan janin. Tak hanya asam folat saja yang baik untuk pertumbuhan otak, lemak sehat juga  baik untuk pertumbuhan otak dan sistem saraf si bayi. Namun ternyata konsumsi lemak sehat secara berlebihan juga tidak baik, jadi perlu dibatasi ya agar tidak terjadi obesitas ibu atau si bayi. Makanan yang mengandung lemak sehat contohnya adalah alpukat, ikan salmon, kacang kenari, minyak zaitun, dan masih banyak lagi.

Dari cakupan nutrisi di atas masih banyak lagi contoh makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi setiap hari. Walaupun begitu takarannya juga harus benar serta tidak berlebihan. Pasalnya bisa saja nutrisi yang seharusnya membantu menjaga kesehatan dan perkembangan bayi justru menjadi boomerang yang tidak terduga.

Bahaya Alergi Pada Anak

Reaksi Alergi- penyakit ini juga bisa terjadi pada anak-anak. Alergi ini tidak bisa diremehkan, karena kesakitan yang disebabkan oleh penyakit tersebut dapat mengganggu keadaan fisik dan mental seorang anak.

Penyakit pada anak ini juga tidak mudah penanganannya. Karena apa? Kondisi seperti ini jika seorang anak disembuhkan dengan menggunakan obat/cara apapun terkadang tidak mau. Bisa jadi depresi jika seorang anak dipaksakan untuk meminum obat/penanganan.

Untuk mengetahui gejala alergi pada anak, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu beberapa faktor yang menyebabkan alergi pada anak. Secara umum terjadi karena faktor makanan dan non-makanan.

Perlu Anda ketahui, alergi pada anak ini memiliki risiko sangat besar mengenai perkembangan pada anak. Maka dari itu, segera periksakan anak Anda mengenai penyakit ini.

  • Faktor Pertama :Makanan

Makanan juga dapat memicu terjadinya penyakit tersebut. Salah satu makanan yang bisa menyebabkan munculnya penyakit itu adalah. Makanan menjadi faktor kedua bagi seorang anak menderita penyakit ini. Karena di usia seperti ini, memang anak selalu banyak makan untuk mengembangkan tubuh. Untuk itu, penyakit ini bisa terjadi akibat makanan yang dimakan setiap harinya. Di antaranya:

  1. Kacang
  2. Telur
  3. Susu
  4. Produk olahan lainnya yang dapat memicu kesehatan bayi
  5. Bubur
  • Faktor Kedua :Non-Makanan

Alergi pada anak juga tidak hanya disebabkan oleh makanan saja. Namun bisa terjadi akibat faktor lain. Biasanya faktor ini sering memicu penyakit alergi karena kurangnya menjaga tubuh dengan baik. Maka dari itu, seng mungkin mengecek kondisi tubuh anak jika mengalami penyakit seperti alergi ini. Antara lain :

  1. Terjadi karena inhalasi/hirupan yang salah. Seperti debu, AC yang kotor,serbuk sari bunga, dan juga kipas angin yang banyak debu menempel.
  2. Kontak : Bahan sabun yang digunakan salah, logam yang bersifat berkarat.
  3. Terjadi karena kurangnya kebersihan lingkungan. Bisa menyebabkan beberapa bakteri dan juga hewan pemicu munculnya virus.
  4. Kapuk yang berada di tempat tidur

Beberapa Faktor di atas dapat menyebabkan keluarnya penyakit alergi pada anak. Setelah mengetahui beberapa faktor di atas, penyakit ini dapat menimbulkan gejala yang bisa mengganggu keadaan seorang anak.

  • Mengalami gatal pada kulit, jika digaruk akan menimbulkan iritasi/ram kemerahan pada kulit.
  • Mengganggu proses pernapasan
  • Batuk terus menerus
  • Flu
  • Bersin-bersin
  • Hidung Berair
  • Mata sering gatal
  • Tenggorokan bermasalah
  • Perut Mual
  • Nafsu makan terganggu

Dampak yang terjadi apabila anak mengalami penyakit ini.

  1. Gangguan Pencernaan
  2. Gangguan Otak
  3. Gangguan Perkembangan Fisik
  4. Gangguan Pernapasan

Gejala dan juga dampak gangguan di atas sangat meresahkan orang tua. Karena keadaan seorang anak yang mengeluh akibat gejala yang ditimbulkan. Untuk itu orang tua harus menangani dengan cepat. Beberapa cara yang bisa menyembuhkan penyakit di atas. Di  antaranya :

  1. Krim Antihistamine yang bisa meredakan penyakit tersebut. Obat ini dapat dibeli di apotek terdekat.
  2. Menggunakan air hangat yang dicampur dengan daun sirih, guna untuk menghilangkan pemerataan gatal-gatal
  3. Menggunakan soda kue atau obat pada air mandi (seperti cairan dettol)
  4. Lebih sering membersihkan area terbuka seperti ventilasi dan ruangan lainnya yang menyebabkan udara kotor masuk. Salah satu caranya adalah menggunakan penyaring udara.
  5. Jika anak mengalami alergi sehingga mengurangi nafsu makan, Anda bisa menyajikan makanan yang kaya akan serat kompleks dan suplai cairan.